Sabtu, 30 Agustus 2025 11:54:57 WIB

Presiden Belarusia: Jalur Pembangunan Tiongkok Menawarkan Panduan Berharga bagi Belarusia
International

Eko Satrio Wibowo

banner

Alexander Lukashenko, Presiden Belarusia (CMG)

Minsk, Radio Bharata Online - Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, memuji perkembangan Tiongkok sebagai model bagi Belarus, menekankan pendalaman hubungan bilateral menjelang kunjungannya yang ke-16 ke Tiongkok.

Lukashenko termasuk di antara para pemimpin asing yang diundang untuk menghadiri KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai atau Shanghai Cooperation Organization (SCO) 2025 mendatang di Tianjin, dan peringatan Hari Kemenangan Tiongkok di Beijing.

KTT SCO 2025, yang dijadwalkan pada 31 Agustus dan 1 September 2025, akan menjadi yang terbesar dalam sejarah organisasi tersebut, dengan lebih dari 20 pemimpin asing dan 10 pimpinan organisasi internasional diperkirakan akan hadir.

Pada 3 September 2025, Tiongkok akan mengadakan parade militer akbar untuk memperingati 80 tahun kemenangan dalam Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok Melawan Agresi Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia.

Menjelang kunjungannya yang ke-16 ke Tiongkok, Lukashenko mengatakan kepada China Media Group (CMG) dalam sebuah wawancara eksklusif bahwa Belarusia harus mengambil inspirasi dari Tiongkok, yang ia puji sebagai bangsa yang mewujudkan masa depan.

"Saya telah ke Tiongkok berkali-kali, bahkan sebelum saya menjadi presiden. Kunjungan pertama saya ke Republik Rakyat Tiongkok adalah ketika saya masih menjadi anggota parlemen. Sekembalinya dari perjalanan itu, saya mengusulkan kepada parlemen agar kita memberikan perhatian khusus pada jalur pembangunan Tiongkok. Tanpa bermaksud merendahkan diri, saya dapat mengatakan bahwa kata-kata saya saat itu cukup berpandangan jauh ke depan. Saya sudah percaya saat itu bahwa Tiongkok mewakili masa depan. Dalam hal pembangunan, situasi Tiongkok serupa dengan kita, jadi kita harus lebih memperhatikan bagaimana Tiongkok maju. Sejak saat itu, saya mulai memanfaatkan pengalaman pembangunan Tiongkok, berupaya untuk memasukkannya ke dalam cetak biru pembangunan Belarusia sendiri, dan menyampaikan gagasan saya kepada rakyat Belarusia. Saya yakin saya benar. Kemudian, saya sering mengunjungi Tiongkok dengan tujuan untuk lebih memahami arah jalur pembangunan ini yang paling cocok bagi kita," jelasnya.

Lukashenko menyampaikan apresiasinya yang mendalam terhadap model pembangunan Tiongkok dan menegaskan kembali komitmennya untuk memajukan kerja sama Belarusia–Tiongkok.

"Dalam hal teknologi, kami berharap Belarusia dan Tiongkok dapat memperdalam kerja sama, dan saya berterima kasih kepada Tiongkok. Bahkan, kami berterima kasih kepada Tiongkok dalam segala hal. Kami hanya perlu mengikuti contoh Tiongkok, melangkah selangkah demi selangkah, dan kami akan mencapai pembangunan yang sukses. Saat ini, Tiongkok jarang bergantung pada bantuan eksternal dan memiliki teknologi serta bakatnya sendiri. Tiongkok mengamati perkembangan situasi internasional yang semakin cepat dan telah mempercepat pembangunannya, tidak hanya 'berjalan' tetapi juga 'berlari'. Saya juga berusaha untuk 'berlari'. Saya akan segera memulai kunjungan ke-16 saya ke Tiongkok. Setiap kunjungan saya ke Tiongkok telah membuahkan hasil yang bermanfaat, dan hubungan Belarusia-Tiongkok telah ditingkatkan ke tingkat kerja sama tertinggi. Saya memahami Tiongkok, saya sangat merasakannya, dan saya menghargai kerja sama dengan Tiongkok," ujarnya.

Hubungan Tiongkok-Belarusia terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir, ditandai dengan pembentukan kemitraan strategis yang komprehensif yang tangguh pada September 2022.

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menggambarkan persahabatan Tiongkok-Belarusia sebagai sesuatu yang tak terpisahkan, sementara Lukashenko mengatakan bahwa Tiongkok yang kuat berarti Belarusia yang kuat.

Dalam wawancara tersebut, ia menggarisbawahi kedalaman hubungan Belarusia-Tiongkok, menekankan rasa saling percaya, kemitraan strategis, dan penegasannya tentang peran Tiongkok di panggung global.

"Saya ingin menyampaikan kepada rakyat Belarusia bahwa Tiongkok sungguh-sungguh berkomitmen pada kerja sama tingkat tinggi kami. Ketika Tiongkok berbicara tentang kerja sama 'komprehensif di segala cuaca' dan tentang kerja sama 'untuk generasi mendatang', itu sungguh berarti kerja sama untuk generasi mendatang. Kami sangat mementingkan kemitraan strategis yang komprehensif di segala cuaca antara Belarusia dan Tiongkok. Tidak ada masalah atau perselisihan di antara kami. Jika kami perlu mengoordinasikan posisi, mencapai keputusan bersama, atau mendapatkan dukungan bersama dalam suatu isu, yang dibutuhkan hanyalah satu panggilan telepon dari Beijing ke Minsk, atau satu panggilan telepon dari Minsk ke Beijing, dan kami akan mencapai konsensus dalam hitungan menit. Saya pernah mengatakan sebelumnya: 'Tiongkok yang kuat berarti Belarusia yang kuat'. Kami tidak akan pernah mengkhianati hubungan kami, persahabatan kami dengan rakyat Tiongkok, dengan Tiongkok, dan dengan sahabat saya, Presiden Xi Jinping. Tanpa partisipasi Tiongkok, tidak ada satu pun isu global di dunia saat ini yang dapat diselesaikan. Oleh karena itu, jika Tiongkok kuat, kami akan semakin kuat, karena hubungan kami yang erat," ujarnya.

Komentar

Berita Lainnya

Forum Pangan Dunia ke-2 yang dibuka di Roma International

Selasa, 18 Oktober 2022 23:8:41 WIB

banner
Giorgia Meloni International

Sabtu, 22 Oktober 2022 11:57:58 WIB

banner