Sabtu, 30 Agustus 2025 12:4:10 WIB

Bus Listrik yang Didukung Tiongkok Dorong Peralihan Kazakhstan Menuju Pembangunan Berkelanjutan
International

Eko Satrio Wibowo

banner

Para Penumpang Bus Listrik di Kazakhstan (CMG)

Almaty, Radio Bharata Online - Almaty, kota terbesar di Kazakhstan, terus maju dengan upaya ekonomi hijaunya, dengan kendaraan listrik yang diproduksi melalui kemitraan dengan Tiongkok memainkan peran kunci dalam peralihan menuju pembangunan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Setelah sekian lama dirundung polusi udara akibat kondisi geografis cekungan dan ekspansi perkotaan yang pesat, Almaty telah menjadikan mobilitas listrik sebagai landasan strategi lingkungannya.

Per 1 April 2025, kota ini memiliki hampir 8.400 mobil listrik terdaftar, banyak di antaranya terkait dengan teknologi dan kerja sama Tiongkok, menurut biro statistik nasional.

"Pendanaan proyek dalam kerangka ekonomi hijau merupakan salah satu prioritas dasar kami. Bus ramah lingkungan telah dioperasikan di banyak wilayah di Kazakhstan, termasuk Almaty," kata Azat Talgatbekovich, Wakil Ketua Dewan Dana Pengembangan Industri Kazakhstan.

Di pabrik bus listrik terbesar di negara itu di Semey, Kazakhstan timur, lini produksi beroperasi dengan kapasitas penuh. Rencana untuk memproduksi sekitar 300 bus listrik per tahun di tiga lini produksi telah meningkatkan kepercayaan diri para pekerja.

Semua komponen diimpor dari Tiongkok dan dirakit secara lokal, dan ratusan pekerja Kazakhstan telah menerima pelatihan dari para ahli Tiongkok.

Batch pertama yang terdiri dari 60 bus, yang diproduksi bersama oleh Kazakhstan dan Tiongkok, dirakit dalam waktu kurang dari tiga bulan dan telah dioperasikan di Almaty.

Pengemudi veteran, Yerbol Taubaltyev, yang menghabiskan 26 tahun mengemudikan kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel, kini menawarkan perjalanan harian yang lebih aman dan nyaman bagi penumpang.

"Bus listrik ini berjalan senyap dengan akselerasi yang halus. Bus ini juga dilengkapi dengan kamera 360 derajat," ujarnya.

"Bus ini sangat nyaman bagi para lansia. Kursinya nyaman bahkan untuk anak-anak," kata seorang penumpang.

Pada akhir tahun ini, Almaty berencana menambah 240 bus listrik lagi, dengan tujuan membangun armada transportasi umum bertenaga listrik pertama di Kazakhstan.

Kerja sama dengan Tiongkok meluas ke mobil penumpang listrik, dengan pabrik gabungan baru yang memulai uji coba produksi dan diharapkan dapat menciptakan 3.600 lapangan kerja. Dengan memanfaatkan keahlian Tiongkok, fasilitas ini dirancang untuk mencapai produksi tahunan sebesar 120.000 mobil, tidak hanya menyasar Kazakhstan tetapi juga pasar Asia Tengah yang lebih luas.

"Kami telah memperoleh pengalaman melalui kerja sama ini. Ke depannya, kami bersemangat untuk memperluas kerja sama dan lini produk kami. Hal ini patut dinantikan, karena upaya bersama kami merupakan yang pertama di dunia," ujar Ilya Rubozov, Wakil Direktur Astana Motors, perusahaan otomotif terkemuka yang berdiri sejak tahun 1992.

Komentar

Berita Lainnya

Forum Pangan Dunia ke-2 yang dibuka di Roma International

Selasa, 18 Oktober 2022 23:8:41 WIB

banner
Giorgia Meloni International

Sabtu, 22 Oktober 2022 11:57:58 WIB

banner