
Senin, 25 Agustus 2025 15:28:11 WIB
Bank Sentral Tiongkok Terbitkan Pinjaman MLF Senilai 600 Miliar Yuan untuk Ringankan Biaya Pembiayaan
Ekonomi
Eko Satrio Wibowo

Gedung Bank Sentral Tiongkok (CMG)
Beijing, Radio Bharata Online - Bank sentral Tiongkok melakukan operasi fasilitas pinjaman jangka menengah atau medium-term lending facility (MLF) senilai 600 miliar yuan (sekitar 1.360 triliun rupiah) berdurasi satu tahun pada hari Senin (25/8), yang bertujuan untuk menjaga likuiditas yang memadai dalam sistem perbankan negara tersebut.
Bank Rakyat Tiongkok atau People's Bank of China (PBOC) melakukan operasi tersebut menggunakan metode penawaran kuantitas tetap, suku bunga, dan harga berganda.
MLF, yang diperkenalkan pada tahun 2014, merupakan instrumen kebijakan moneter yang menyediakan uang primer jangka menengah bagi lembaga keuangan. Dengan menyesuaikan biaya pembiayaan jangka menengah bagi bank, MLF memengaruhi neraca dan ekspektasi pasar mereka, membimbing mereka untuk menawarkan pendanaan berbiaya rendah bagi ekonomi riil dan membantu mengurangi biaya pembiayaan secara keseluruhan di seluruh masyarakat.
Komentar
Berita Lainnya
Banyaknya investasi yang masuk ke Jateng saat ini menjadi bukti bahwa Indonesia masih menjadi negara yang dipercaya para investor Ekonomi
Selasa, 4 Oktober 2022 18:8:39 WIB

Seperempat abad yang lalu Ekonomi
Kamis, 6 Oktober 2022 13:29:54 WIB

Selama liburan Hari Nasional tahun ini permintaan untuk perjalanan singkat dan penjualan peralatan luar ruangan terus meningkat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:14:0 WIB

Shanghai mengharapkan mobil listrik penuh untuk membuat lebih dari setengah penjualan mobil pada tahun 2025 Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:21:32 WIB

Para petani cabai dan beras mengaku risau akan lonjakan harga akibat curah hujan yang tinggi sejak pekan lalu Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:37:6 WIB

Huawei mengumumkan Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 10:1:4 WIB

14 negara teken kesepakatan dagang dengan pengusaha Indonesia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 15:36:8 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di atas 5 Ekonomi
Sabtu, 22 Oktober 2022 11:45:9 WIB
