Sabtu, 30 Agustus 2025 11:32:43 WIB

Analis Internasional Perkirakan KTT SCO Tianjin akan Membawa Semangat Shanghai
International

Eko Satrio Wibowo

banner

Hassan Daud Butt, Profesor Madya Senior di Universitas Bahria Pakistan (CMG)

Pakistan, Radio Bharata Online - Sejumlah analis internasional meyakini Tiongkok akan bekerja sama dengan semua pihak untuk meneruskan Semangat Shanghai pada KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai atau Shanghai Cooperation Organization (SCO) mendatang di Tianjin, Minggu (31/8) hingga Senin (1/9), yang akan memberikan dorongan baru bagi stabilitas dan kemakmuran ekonomi global.

Didirikan di Shanghai pada tahun 2001, SCO telah menganut Semangat Shanghai -- serangkaian prinsip yang berpusat pada rasa saling percaya, saling menguntungkan, kesetaraan, konsultasi, penghormatan terhadap keberagaman peradaban, dan upaya pembangunan bersama.

Para analis mengatakan bahwa inisiatif yang diusulkan oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping, itu sangat mencerminkan Semangat Shanghai.

"Saya pikir semangat Shanghai dari dalam, atau yang menjadi kekuatan pendorong SCO, juga bersinergi dengan baik dengan Inisiatif Peradaban Global, Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI), Inisiatif Keamanan Global Presiden Xi Jinping. Saya pikir negara-negara seperti Pakistan dan semua negara tetangga benar-benar diuntungkan dari hal ini. Negara-negara mitra dalam SCO, dalam BRI, mereka benar-benar diuntungkan oleh pertumbuhan Tiongkok," kata Hassan Daud Butt, Profesor Madya Senior di Universitas Bahria Pakistan.

"Mari kita ingat bahwa seperti yang dikatakan Presiden Xi Jinping, satu negara tidak dapat berkembang sendirian di dunia saat ini, baik dalam ekonomi maupun budaya. Oleh karena itu, konsep pembangunan berkelanjutan masuk akal. Pembangunan dunia saat ini tidak hanya berbasis ekonomi, tetapi juga mencakup bidang-bidang lain, seperti budaya dan pendidikan, sehingga kita tidak dapat dibatasi oleh batas-batas negara. Tidak diragukan lagi bahwa Presiden Xi telah menguraikan konsep tersebut dengan baik," ujar Hassan Fartousi, Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Iran untuk UNESCO.

"KTT SCO bertema 'Menjunjung Tinggi Semangat Shanghai: SCO Bergerak Maju'. Kami akan bekerja sama untuk mengamalkan Semangat Shanghai, meneruskan, dan mengembangkannya di dalam organisasi guna mendorong pembangunan ekonomi serta perdamaian dan stabilitas dunia. Kami menantikan hasil KTT ini, terutama dalam situasi ekonomi dan politik saat ini. Kami yakin KTT ini akan menghasilkan terobosan signifikan karena Tiongkok selalu aktif menghadirkan kejutan bagi kami dalam kerangka SCO," ujar Alexander Beda, Kepala Kantor Perwakilan Sekretariat Dewan Bisnis SCO di Distrik Federal Barat Laut Rusia.

Para analis berharap KTT Tianjin akan berorientasi ke masa depan, yang selanjutnya akan memperkuat peran SCO dalam menyatukan negara-negara di belahan bumi selatan dan pengaruhnya di kancah internasional.

"Tahun ini adalah tahun pertama Belarus resmi menjadi anggota SCO. Bagi Belarus, KTT ini merupakan rangkuman pencapaian SCO. Tahun ini Tiongkok memegang kendali penuh, dan kami senang dengan hal itu. Tiongkok telah melakukan banyak hal selama masa jabatannya, menyelenggarakan lebih dari 100 acara di berbagai tingkatan. Belarus berpartisipasi dalam sebagian besar acara yang mencakup keamanan, perdagangan, ekonomi, dan pertukaran antarmasyarakat. Semua acara ini bertujuan untuk mencapai hasil yang praktis," ujar Andrei Luchenok, Duta Besar Luar Negeri Kementerian Luar Negeri untuk Kerja Sama Belarus dengan SCO dan BRICS.

"Jika kita memperhitungkan semua anggota SCO, pengamat, dan mitra dialog, organisasi ini akan mencakup lebih dari separuh populasi dunia. Saya pikir pengaruh keputusan dan konsep yang dibentuk dalam kerangka SCO telah melampaui kawasan, tetapi memiliki dampak yang mendalam pada lanskap diplomatik global. SCO tidak hanya menjadi platform untuk memajukan integrasi regional, tetapi juga memainkan peran kunci dalam pembelajaran bersama dalam tata kelola nasional dan pertukaran antarmasyarakat. Kirgistan benar-benar merasakan manfaat pembangunan yang dihasilkan dengan bergabung dengan organisasi ini," jelas Shumkarbek Adilbek Uluu, Wakil Direktur Institut Nasional untuk Inisiatif Strategis di bawah Presiden Republik Kirgistan.

Komentar

Berita Lainnya

Forum Pangan Dunia ke-2 yang dibuka di Roma International

Selasa, 18 Oktober 2022 23:8:41 WIB

banner
Giorgia Meloni International

Sabtu, 22 Oktober 2022 11:57:58 WIB

banner