Kamis, 28 Agustus 2025 11:38:50 WIB

Sektor Transportasi Tiongkok Tumbuh Stabil pada 7 Bulan Pertama Tahun 2025
Ekonomi

Eko Satrio Wibowo

banner

Li Ying, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Tiongkok (CMG)

Beijing, Radio Bharata Online - Sektor transportasi Tiongkok tumbuh stabil dalam tujuh bulan pertama tahun 2025, dengan volume angkutan barang dan arus penumpang yang meningkat, sementara investasi di bidang infrastruktur tetap kuat, demikian pernyataan Kementerian Perhubungan Tiongkok pada hari Rabu (27/8).

Li Ying, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Tiongkok, mengatakan dalam konferensi pers di Beijing bahwa dari Januari hingga Juli 2025, pelabuhan-pelabuhan Tiongkok menangani 10,44 miliar ton, atau 200 juta kontainer, kargo, masing-masing naik 4,4 persen dan 6,2 persen secara tahunan.

Menurutnya, pada bulan Juli tahun ini saja, arus lalu lintas pelabuhan secara nasional mencapai 1,54 miliar ton kargo, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 6,9 persen. Arus kargo untuk perdagangan domestik dan perdagangan luar negeri masing-masing naik 7,6 persen dan 5,5 persen secara tahunan.

"Pada bulan Juli, sektor transportasi mempertahankan momentum peningkatan yang stabil, dengan volume angkutan barang dan arus penumpang yang terus meningkat. Secara keseluruhan, sektor ini menangani 33 miliar ton angkutan barang dari Januari hingga Juli, naik 3,8 persen secara tahunan. Sebanyak 39,46 miliar perjalanan penumpang lintas wilayah tercatat, naik 3,9 persen secara tahunan," ujar Li.

Sementara itu, Li pun menambahkan bahwa pembangunan proyek-proyek transportasi utama Tiongkok menunjukkan kemajuan yang stabil dalam tujuh bulan terakhir, dengan total investasi aset tetap di sektor ini mencapai 1,95 triliun yuan (sekitar 4.459 triliun rupiah).

Menurutnya, pada bulan Juli 2025, investasi aset tetap di sektor transportasi mencapai 306,1 miliar yuan (sekitar 700 triliun rupiah), dengan investasi di bidang perkeretaapian mencapai 77,1 miliar yuan (sekitar 176 triliun rupiah), jalan raya mencapai 200,5 miliar yuan (sekitar 458,5 triliun rupiah), jalur air menarik investasi sebesar 17,3 miliar yuan (sekitar 39,5 triliun rupiah), dan investasi penerbangan sipil mencapai 11,2 miliar yuan (sekitar 25,6 triliun rupiah) untuk bulan tersebut.

Komentar

Berita Lainnya

Seperempat abad yang lalu Ekonomi

Kamis, 6 Oktober 2022 13:29:54 WIB

banner
Huawei mengumumkan Ekonomi

Kamis, 20 Oktober 2022 10:1:4 WIB

banner