
Sabtu, 30 Agustus 2025 11:48:20 WIB
Film 'Dongji Rescue' Sentuh Hati Penonton Hong Kong dengan Kisah Keberanian dan Kasih Sayang yang Tak Terungkap
Sosial Budaya
Eko Satrio Wibowo

Warga Hong Kong Bernama Gao Hong (CMG)
Hong Kong, Radio Bharata Online - Film Tiongkok "Dongji Rescue", yang diangkat dari tragedi maritim Perang Dunia II yang sesungguhnya, menyentuh hati penonton Hong Kong dengan kebaikan dan ketulusan hati rakyat Tiongkok.
Pada tahun 1942, militer Jepang mengambil alih kapal "Lisbon Maru" untuk mengangkut lebih dari 1.800 tawanan perang Inggris dari Hong Kong ke Jepang, tetapi kapal itu tak memiliki tanda tawanan perang yang diwajibkan oleh Konvensi Jenewa. Saat berlayar di dekat Pulau Dongji di Kota Zhoushan, Tiongkok Timur, kapal tersebut secara tidak sengaja ditorpedo oleh kapal selam AS.
Setelah kapal tersebut ditabrak, lebih dari 300 korban selamat diselamatkan oleh nelayan Tiongkok dalam sebuah tindakan luar biasa yang mencerminkan keberanian masa perang dan rasa welas asih manusia.
"Saya tidak tahu tentang sejarah ini sebelum menonton film ini. Film ini memberikan dampak yang mendalam dan menyentuh jiwa bagi saya," ujar Warga Hong Kong Bernama Gao Hong.
"(Film ini) membantu masyarakat Tiongkok saat ini memahami betapa hebatnya Tiongkok, betapa cinta damainya, dan bagaimana mereka menyelamatkan begitu banyak warga Inggris, tetapi tidak ada yang mengetahuinya. Setelah menonton film ini, orang-orang sekarang tahu bahwa kami, orang Tiongkok, tidak memulai perang, kami adalah orang-orang yang cinta damai," ujar Penonton Lain bernama Ng.
"Orang-orang Tiongkok sangat baik hati. Pertama, (film ini) menunjukkan kebaikan mereka. Kedua, film ini menunjukkan penghargaan mereka terhadap setiap kehidupan dalam masyarakat. Lebih lanjut, film ini menunjukkan semangat solidaritas mereka yang melampaui batas negara dalam melawan kebrutalan fasisme. Film ini perlu dipromosikan secara luas, termasuk melalui penerjemahan ke berbagai bahasa dan pemutaran di berbagai negara," ungkap Zheng Zhen, Penonton.
Komentar
Berita Lainnya
Dengan sejarah lebih dari 2 Sosial Budaya
Rabu, 5 Oktober 2022 20:44:15 WIB

Popularitas bersepeda di Tiongkok telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir Sosial Budaya
Rabu, 5 Oktober 2022 21:3:58 WIB

Umat Islam menampilkan Tari Rodat saat pawai memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H di Kampung Islam Kepaon Sosial Budaya
Sabtu, 8 Oktober 2022 13:18:8 WIB

Pada tahun 2021 proporsi baiknya kualitas air perairan sungai Yangtze 97 Sosial Budaya
Sabtu, 8 Oktober 2022 16:4:14 WIB

Jumlah panda raksasa yang ditangkap di seluruh dunia telah mencapai 673 hampir dua kali lipat jumlah dari satu dekade lalu Sosial Budaya
Rabu, 12 Oktober 2022 22:28:3 WIB

roduksi kapas di Xinjiang mencapai 5 Sosial Budaya
Rabu, 12 Oktober 2022 22:32:41 WIB

Alunan biola Sosial Budaya
Selasa, 18 Oktober 2022 22:53:38 WIB

Meliputi area seluas 180 Sosial Budaya
Rabu, 19 Oktober 2022 10:28:48 WIB

Dalam edisi keempatnya Sosial Budaya
Senin, 24 Oktober 2022 18:0:34 WIB

Proyek digitalisasi Gua Kuil Mati yang menelan investasi sebesar 3 Sosial Budaya
Jumat, 28 Oktober 2022 12:8:17 WIB

Pemerintah Kota Shanghai Bekerjasama Dengan PBB Menggelar Berbagai Acara Untuk Merayakan Hari Kota Sedunia Sosial Budaya
Minggu, 30 Oktober 2022 15:32:5 WIB
